SIGAP: Selamat Mengubah Warga Desa Menjadi Luar Biasa
oleh Herlina Hartanto

Genap setahun sejak aplikasi SIGAP berbasis Android versi 1.0 diluncurkan di Jakarta, The Nature Conservancy (TNC) memperbaharui aplikasi tersebut dan mengunggah versi 2.0 di Play Store pada bulan September 2017. SIGAP (Aksi Inspiratif Warga untuk Perubahan) merupakan pendekatan pemberdayaan masyarakat yang dikembangkan berdasarkan pengalaman dan praktek terbaik yang dilakukan TNC di beberapa tempat di Indonesia selama lebih dari dua dasawarsa. Sesuai dengan namanya, pendekatan ini mendorong warga desa atau kampung untuk mendayagunakan kekuatan yang mereka miliki dan melakukan aksi inspiratif untuk mengubah kehidupan mereka menjadi luar biasa di tengah sumber daya alam yang lestari.

SIGAP meyakini bahwa desa yang sejahtera, maju, dan mandiri hanya dapat diwujudkan oleh warga desa, sebagai aktor perubahan dan motor pembangunan, yang secara sadar mendayagunakan kekuatan mereka, dalam bentuk pengetahuan, ketrampilan, tenaga, semangat gotong royong, jejaring sosial, dan lain-lain. Kekuatan ini sering tidak disadari atau terlupakan sehingga warga desa menjadi tidak percaya diri dan tergantung pada sumber daya dari luar. Melalui penerapan pendekatan SIGAP akan diwujudkan desa dengan tata kelola yang baik, memiliki wilayah dan hak kelola, dan masyarakat yang sejahtera.

Kampung_BB_730

SIGAP sudah dilaksanakan oleh TNC dan mitra di 26 desa di Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur. Dalam waktu 3 bulan ke depan, SIGAP akan diperkenalkan ke sekitar 125 desa lainnya di Kalimantan Timur. (c) Bridget Besaw

Aplikasi SIGAP berbasis Android dikembangkan agar warga desa SIGAP dapat saling berbagi pengalaman dan capaian mereka. Posting foto dan narasi singkat yang diunggah oleh warga ke aplikasi ini secara otomatis akan diunggah ke dalam laman desa mereka sehingga posting tersebut dapat dibaca oleh masyarakat umum. Warga dapat juga mempromosikan produk desa mereka. Selain warga desa, pendamping desa dapat juga menggunakan aplikasi ini untuk melaporkan perkembangan desa dampingannya, dan pemerintah setempat dapat menggunakannya untuk memantau dan memberikan dukungan kepada desa-desa dalam wilayah administrasi mereka.

Saat ini pendekatan SIGAP sudah dilaksanakan oleh TNC dan mitra di 26 desa di Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur. Dalam waktu 3 bulan ke depan, SIGAP akan diperkenalkan ke sekitar 125 desa lainnya di Kalimantan Timur. Dengan dukungan dari Nethope, Inc., TNC akan mendistribusikan sebanyak 1.700 telepon pintar berisi aplikasi SIGAP 2.0 kepada warga desa, pendamping desa, dan pemerintah daerah dalam beberapa bulan ke depan. Dengan demikian, semakin banyak warga desa terinspirasi untuk mencapai keberhasilan dan mengubah kehidupan dan desa mereka menjadi luar biasa, seperti syair lagu “Surat Cinta untuk SIGAP” yang diciptakan oleh beberapa warga kampung di Berau yang sudah memakai SIGAP dan sekarang menjadi “promotor” SIGAP: “Takkan pernah habis raga ini, tuk capai impian dan perubahan. Karena dengan SIGAP, keberhasilan pasti tercapai.”

 

Comments :